PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN JAYAPURA
Kepala Kampung mempunyai peranan signifikan dalam pengendalian pemanfaatan dana-dana yang mengalir ke kampong. Hal ini memberikan kewenagan dan tanggungjawab  sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.Dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan Kepala Kampung dalam mengelola, mengatur, menggunakan, dan mempertanggungjawabkan keuangan serta strategi sesuai dengan RAPB Kampung yang dirumuskan bersama-sama dengan masyarakat demi kesejahteraan masyarakat Kampung.

Akhir-akhir ini menjadi sorotan dalam berbagai media tentang penggunaan dana kampong, sorotan itu memicu perdebatan tentang besaran dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan kemampuan aparat kampong dalam mengelola dana desa.

Dalam kilasan buku ini akan disajikan tentang bagaimana aturan yang ada dalam pengelolaan dana desa, kemampuan dan kesiapan para aparat kampong dalam mengelola serta akuntabilitas pengelolaannya di Kabupaten Jayapura.

Perlu suatu kajian yang mendalam juga sampai dimana kemampuan dan kepatuhan aparat kampung dalam mengelola dana desa, serta masalah-masalah dan faktor-faktor yang perlu di tindak lanjuti sehingga para kepala kampong mampu memanfaatkan dana desa tersebut demi kesejahteraan masyarakat desa.  


peran ondoafi yang terapit diantara negara modern, agama baru dan ekonomi liberal

Penulis             : 1. Alexander L. Griapon SH, M.Si     

                              2. Subandriyo, SE, M.Si

Penerbit            : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Jayapura

 

    Ondoafi adalah sosok misterius yang perlu dikaji, mengapa ia begitu penting di dalam hubungan kerja antara pemerintah dengan masyarakat lokal di kabupaten jayapura ?

            Penulis buku ini adalah seorang praktisi yang sudah bekerja lebih dari lima belas tahun di Kabupaten Jayapura dan memahami beberapa disiplin ilmu sosial terapan, karena itu dalam penulisan ini ia menggunakan pendekatan disiplin ilmu pengetahuan terpadu antara ilmu Negara, ilmu tata pemerintahan, ilmu hukum tata Negara, ilmu adminstrasi public, ilmu hukum adat, antropologi sosial-budaya, ilmu ekonomi mikro,ilmu filsafat ketuhanan dan ilmu sejarah.

            Kiranya pembaca dapat membaca dan mengikuti setiap kalimat dalam buku ini secara tuntas untuk mengembangkan pemikiran selanjutnya yang dapat digunakan sebagai aksi tindak pemecahan masalah peran dan posisi ondoafi masa kini dalam masyarakatnya.

            Hal ini penting, terutama karena menguatnya semangat untuk kembali kapada system pemerintahan asli yang tumbuh dari masyarakat kampong di antara sistem pemerintahan modern yang dikendalikan dalam struktur organisasi berjenjang dari atas ke bawah di luar kendali masyarakat adat setempat.***

 

BERPIKIR CERMAT BERTINDAK CERDAS