Dalam sambutannya Kepala Balitbangda Kabupaten Jayapura mengungkapkan sulitnya penggunaan bahasa ibu di daerah perkotaan karena lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia untuk berinteraksi. Apalagi sangat sulit bila bapa dan ibunya berasal dari daerah yang berbeda misalnya bapaknya Jawa dan ibunya bugis maka akan sulit untuk mengajarkan anaknya salah satu bahasa dari kedua orangtuanya. Untuk penggunaan bahasa ibu di Kabupaten Jayapura sendiri ada bahasa Sentani, Tepra, Kemtuk, Namblong dan lainnya yang digunakan. Untuk itu sudah dilakukan upaya – upaya penyelamatan bahasa daerah dengan membuat kamus bahasa daerah. Kerja sama Balitbangda Kabupaten Jayapura dan Universitas Cenderawasih Unit Pemberdayaan Perempuan  adalah untuk mempertahankan bahasa ibu pada masyarakat asli Papua khususnya di Kabupaten Jayapura.   

https://drive.google.com/file/d/14neGPpiWdllDLoO-tNXu8adJtcIrhIPV/view?usp=sharing

PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN JAYAPURA
Kepala Kampung mempunyai peranan signifikan dalam pengendalian pemanfaatan dana-dana yang mengalir ke kampong. Hal ini memberikan kewenagan dan tanggungjawab  sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.Dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan Kepala Kampung dalam mengelola, mengatur, menggunakan, dan mempertanggungjawabkan keuangan serta strategi sesuai dengan RAPB Kampung yang dirumuskan bersama-sama dengan masyarakat demi kesejahteraan masyarakat Kampung.

Akhir-akhir ini menjadi sorotan dalam berbagai media tentang penggunaan dana kampong, sorotan itu memicu perdebatan tentang besaran dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan kemampuan aparat kampong dalam mengelola dana desa.

Dalam kilasan buku ini akan disajikan tentang bagaimana aturan yang ada dalam pengelolaan dana desa, kemampuan dan kesiapan para aparat kampong dalam mengelola serta akuntabilitas pengelolaannya di Kabupaten Jayapura.

Perlu suatu kajian yang mendalam juga sampai dimana kemampuan dan kepatuhan aparat kampung dalam mengelola dana desa, serta masalah-masalah dan faktor-faktor yang perlu di tindak lanjuti sehingga para kepala kampong mampu memanfaatkan dana desa tersebut demi kesejahteraan masyarakat desa.